Minggu, 10 Januari 2016


BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Osmosis merupakan difusi air melintasi membran semipermeabel dari daerah dimana air lebih banyak ke daerah dengan air yang lebih sedikit . Osmosis sangat ditentukan oleh potensial kimia air atau potensial air , yang menggambarkan kemampuan molekul air untuk dapat melakukan difusi. Sejumlah besar volume air akan memiliki kelebihan energi bebas daripada volume yang sedikit, di bawah kondisi yang sama. Energi bebas zuatu zat per unit jumlah, terutama per berat gram molekul (energi bebas mol-1) disebut potensial kimia. Potensial kimia zat terlarut kurang lebih sebanding dengan konsentrasi zat terlarutnya. Zat terlarut yang berdifusi cenderung untuk bergerak dari daerah yang berpotensi kimia lebih tinggi menuju daerah yang berpotensial kimia lebih kecil (Ismail, 2006).
Osmosis adalah difusi melalui membran semipermeabel. Masuknya larutan kedalam sel-sel endodermis merupakan contoh proses osmosis. Dalam tubuh organisme multiseluler, air bergerak dari satu sel ke sel lainnya dengan leluasa. Selain air,molekul-molekul yang berukuran kecil seperti O2 dan CO2 juga mudah melewati membran sel. Molekul-molekul tersebut akan berdifusi dari daerah dengan konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Proses Osmosis akan berhenti jika konsentrasi zat di kedua sisi membran tersebut telah mencapai keseimbangan(Anonim, 2009).
Struktur dinding sel dan membran sel berbeda. Membran memungkinkan molekul air melintas lebih cepat daripada unsur terlarut; dinding sel primer biasanya sangat permeable terhadap keduanya. Memang membran sel tumbuhan memungkinkan berlangsungnya osmosis, tapi dinding sel yang tegar itulah yangmenimbulkan tekanan. Sel hewan tidak mempunyai dinding, sehingga bila timbultekanan didalamnya, sel tersebut sering pecah, seperti yang terjadi saat sel darahmerah dimasukkan dalam air. Sel yang turgid banyak berperan dalam menegakkantumbuhan yang tidak berkayu (Salisbury, 1995).

B.     RUMUSAN MASALAH
a.       Apakah pengertian sekat semipermeabel ?
b.      Apakah fungsi sekat semipermeabel ?
c.       Bagaimanakah penerapan sekat semipermeabel ?
d.      Bagaimana contoh dari sekat semipermeabel ?
e.       Apakah faktor yang mempengaruhi sekat semipermeabel ?

C.     TUJUAN
a.       Memahami pengertian sekat semipermeabel.
b.      Mengetahui fungsi sekat semipermeabel.
c.       Mengetahui penerapan sekat semipermeabel.
d.      Memahami contoh dari sekat semipermeabel.
e.       Mengenal faktor yang mempengaruhi sekat semipermeabel.








BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN SEKAT SEMIPERMEABEL
Membran semipermeable adalah membran/sekat yang hanya dapat dilewati oleh molekul-molekul air. Molekul-molekul lain, seperti molekul gula dan protein, tidak dapat melewati membran tersebut. Proses osmosis akan berhenti jika kedua larutan di tiap sisi membran telah mencapai konsentrasi yang sama (isotonis).
B.     FUNGSI SEKAT SEMIPERMEABEL
1.      Dijadikan sebagai alat penyaringan dalam proses osmosis
2.      Sebagai alat pelindung
3.      Dapat dijadikan sebagai pengantara antar dua zat yang berbeda konsentrasinya
C.     CONTOH PENERAPAN SEKAT SEMIPERMEABEL
Ketika sebuah mentimun dimasukkan ke dalam larutan gula pekat dalam beberapa hari timun tersebut akan mengkerut dan kehilangan sebagian air yang dikandungnya. Air yang dimiliki mentimun akan berpindah ke dalam larutan gula pekat. Air yang dikandung mentimun akan melewati kulit mentimun yang merupakan membran semipermeabel.
Jika praktikum menggunakan sel darah merah dan mikroskop, kita akan bisa mengamati ketika sel darah merah dimasukkan ke dalam air murni akan menggelembung. Peristiwa tersebut terjadi karena air yang masuk ke dalam sel darah merah lebih banyak daripada air yang keluar dari sel darah merah. Sejalan dengan apa yang terjadi pada mentimun, ketika sel darah merah tersebut dimasukkan ke dalam larutan gula atau garam pekat maka sel darah merah akan mengkerut.

D.    CONTOH SEKAT SEMIPERMEABEL
Apabila pelarut murni (seperti air) dipisahkan dari larutannya yang mengandung zat nonelektrolit nonvolatil dengan sebuah membran semipermeabel maka yang terjadi adalah molekul-molekul pelarut murni dapat menembus selaput tersebut sedangkan molekul-molekul terlarut tidak dapat melewati membran tersebut. Selaput atau membran semipermeabel adalah suatu selaput yang mempunyai ukuran pori-pori tertentu.Coba amati gambar ilustrasi di bawah ini.
tekanan osmotik - sifat koligatif larutan
 







Gambar a
Molekul-molekul pelarut pada larutan yang lebih encer lebih banyak menembus membran semi permeabel menuju ke pelarut yang lebih pekat. Sebaliknya, molekul-molekul pelarut pada pelaurt yang lebih pekat lebih sedikit menembus membran semi permeabel menuju molekul pelarut yang lebih encer.
membran semipermeabel
Gambar b
Terbentuknya tekanan osmotik. Untuk mengimbangi laju molekul pelarut pekat menembus membran semipermeabel menuju pelarut encer diperlukan sebuah tekanan hidrostatis yang akan mengimbangi tekanan yang diakibatkan pergerakan molekul yang melewati membran semipermeabel. Jadi yang disebut dengan tekanan osmotik adalah tekanan hidrostatis yang mengimbangi gerak molekul-molekul perlarut  melewati dinding semipermeabel.

E.     FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SEKAT SEMIPERMEABEL
1.      Ukuran molekul yang meresap: Molekul yang lebih kecil daripada garis pusat lubang membran akan meresap dengan lebih mudah.
2.      Keterlarutan lipid: Molekul yang mempunyai keterlarutan yang tinggi meresap lebih cepat daripada molekul yang kelarutan yang rendah seperti lipid.
3.      Luas permukaan membran: Kadar resapan menjadi lebih cepat jika luas permukaan membran yang disediakan untuk resapan adalah lebih besar.
4.      Ketebalan membran: Kadar resapan sesuatu molekul berkadar songsang dengan jarak yang harus dilaluinya. Berbanding dengan satu membran yang tebal, kadar resapan melalui satu membran yang tipis adalah lebih cepat.
5.      Suhu: Pergerakan molekul dipengaruhi oleh suhu. Kadar resapan akan menjadi lebih cepat pada suhu yang tinggi dibandingkan dengan suhu yang rendah.
























BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
Membran semipermeable adalah membran/sekat yang hanya dapat dilewati oleh molekul-molekul air.
Fungsi dari sekat semipermeabel itu sendiri yaitu dapat dijadikan sebagai alat penyaringan dalam proses osmosis, sebagai alat pelindung,dapat dijadikan sebagai pengantara antar dua zat yang berbeda konsentrasinya.
Contoh penerapan sekat semipermeabel dalam kehidupan misalkan mentimun dimasukkan ke dalam larutan gula pekat, sel darah merah dimasukkan ke dalam air murni akan menggelembung.
Faktor-faktor yang mempengaruhi sekat semipermeabel yaitu ukuran molekul yang meresap, keterlarutan lipid, luas permukaan membran, ketebalan membran, suhu.

B.     SARAN
Sebelum melakukan penyusunan makalah, sebaiknya penyusun harus lebih mendalami serta memahami materi yang ingin dikaji. Seperti halnya dalam penyusunan makalah ini yang membahas tentang sekat semipermeabel. Sehingga tidak mengalami kesulitan dalam melakukan penyusunan makalah. Selain dibutuhkannya pemahaman dari para penyusun terlebih pentingnya lagi dalam penyusunan makalah kelompok dibutuhkan kerja sama yang baik antar anggotanya.





DAFTAR PUSTAKA